Kitab

YESUS wafat pada hari Jumat, 3 April 33 AD – demikian klaim studi yang menemukan kecocokan antara peristiwa penyaliban dengan terjadinya gempa bumi sebagaimana tertulis dalam Injil

YESUS disalib

By Eddie Wrenn for MailOnline

YESUS wafat pada hari Jumat tanggal 3 April 33 AD, demikian hasil investigasi yang menemukan kecocokan kematian YESUS dengan peristiwa gempa bumi.
Investigasi yang dilakukan oleh the International Geology Review, menyelidiki aktifitas gemba bumi di sekitar Laut Mati, yang terletak 13 mil dari Yerusalem.
Injil Matius pasal 27 mengatakan bahwa ketika YESUS mati diatas kayu salib, terjadilah gemba hebat di wilayah itu, sehingga kuburan-kuburan terguncang dan langit menjadi gelap.
Dan sambil berteriak lagi dengan suara nyaring, YESUS menyerahkan Roh-Nya.
Dan lihatlah, tabir di tempat suci terbelah menjadi dua dari atas sampai ke bawah, dan bumi terguncang, dan bukit-bukit batu terbelah, dan kuburan-kuburan terbuka, dan banyak tubuh orang-orang kudus yang sudah meninggal dibangkitkan.
Dan, setelah keluar dari kuburan-kuburan sesudah kebangkitan-Nya, mereka masuk ke dalam kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang. (Matius 27:50-53)

Para periset menyelidiki laporan sebagaimana yang ditulis dalam Injil, catatan geologis dan data astronomis untuk menemukan tanggal kematian YESUS.
Geologist Jefferson Williams dari Supersonic Geophysical dan rekannya dari the German Research Center for Geosciences, mempelajari contoh-contah lapisan tanah yang terdapat di pantai Ein Gedi Spa, yang dekat dengan Laut Mati.
Mereka malakukan riset pada lapisan-lapisan tanah yang lebih dalam, kemudian mendeteksi dua gempa yang pernah terjadi, dengan memperhatikan lapisan-lapisan sedimen yang terbentuk disitu, disebut varves, dan lapisan ini terbentuk setiap tahun.
Sebuah gempa bumi besar dideteksi telah terjadi pada tahun 31 BC, dan gempa bumi lainnya dideteksi pasti telah terjadi antara tahun 26 AD dan 36 AD.
Injil Matius:
Dan sambil berteriak lagi dengan suara nyaring, YESUS menyerahkan Roh-Nya.
Dan lihatlah, tabir di tempat suci terbelah menjadi dua dari atas sampai ke bawah, dan bumi terguncang, dan bukit-bukit batu terbelah,
dan kuburan-kuburan terbuka, dan banyak tubuh orang-orang kudus yang sudah meninggal dibangkitkan.
Dan, setelah keluar dari kuburan-kuburan sesudah kebangkitan-Nya, mereka masuk ke dalam kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang. (Matius 27:50-53)

Ein Gedi

Pantai Ein Gedi di tepi Laut Mati yang menjadi lokasi penelitian

Williams mengatakan pada Discovery bahwa gempa bumi yang kedua terjadi pada tahun-tahun ketika Pontius Pilatus menjadi Gubernur di wilayah Yudea dan ketika gempa bumi sebagaimana yang dicatat oleh Matius secara historis terjadi.
Ia mengatakan hari dan tanggal penyaliban dapat dikenal dengan sangat tepat – tetapi tahun penyaliban masih menjadi perdebatan.
Meskipun demikian, setelah mempelajari teka-tekinya secara seksama, Williams mengatakan bahwa petunjuknya adalah sbb:
• Keempat Kitab Injil dan Tacitus dalam Annals (XV,44) setuju bahwa penyaliban terjadi ketika Pontius Pilatus menjadi Gubernur Yudea dari tahun 26-33 AD.
• Keempat kitab Injil mengatakan bahwa penyaliban terjadi pada hari Jumat.
• Keempat kitab Injil setuju bahwa YESUS wafat beberapa jam sebelum permulaan Hari Sabat orang Yahudi (pada hari Jumat malam).
• Keempat Injil Sinoptis (Matius, Markus dan Lukas) mengindikasikan bahwa YESUS wafat ketika matahari sudah terbenam pada hari ke-14 bulan Nisan; tepat sebelum permulaan perjamuan Paskah.
• Injil Yohanes berbeda dengan Injil-Injil Sinoptis; mengindikasikan bahwa kematian YESUS terjadi sebelum matahari terbenam pada hari ke-15 bulan Nisan.

Para periset mengatakan, berdasarkan petunjuk-petunjuk ini, dan dikombinasikan dengan kalender Yahudi dan petunjuk astronomi, tanggal yang paling cocok dari penyaliban dan kematian YESUS adalah 3 April 33 AD.

Salah satu petunjuk lainnya dalam Injil juga mendukung teori ini – dimana ada tiga dari 4 Injil Kanonik yang melaporkan kegelapan yang meliputi wilayah itu mulai tengah hari hingga jam 3 sore, setelah YESUS disalibkan.
Williams mengatakan kepada Discovery bahwa hal ini kemungkinan besar karena datangnya badai pasir – dan sekarang ia tengah menguji contoh-contoh tanah untuk melihat apakah ia pun dapat menemukan bukti dari kejadian itu.
Sementara itu, 600 tahun setelah penyaliban dan kematian YESUS Kristus, tanpa menghadirkan satupun saksi mata dan bukti, Qur’an dengan lantang mengklaim:

“dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.” (Quran Sura an Nisaa 4:157)

 

Dailymail.co.uk

5 thoughts on “YESUS wafat pada hari Jumat, 3 April 33 AD – demikian klaim studi yang menemukan kecocokan antara peristiwa penyaliban dengan terjadinya gempa bumi sebagaimana tertulis dalam Injil

  1. Klo benar PB adalah firman tuhan mustahil ada kontradiksi semacam kontradiksi antara Yohanes dengan yg 3 lainnya.

    Kontradiksi tersebut membuktikan Bible bukan firman melainkan karangan berdasarkan legenda, hikayat dan khayalan belaka 😀

  2. @isapanjempol,…
    pahamilah ayat ini kalau memang apa yang kamu katakan itu benar,…
    Allah SWT berfirman:

    وَاِنْ کُنْتُمْ فِيْ رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلٰى عَبْدِنَا فَأْتُوْا بِسُوْرَةٍ مِّنْ مِّثْلِهٖ ۖ وَادْعُوْا شُهَدَآءَكُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
    “Dan jika kamu meragukan (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surah semisal dengannya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah jika kamu orang-orang yang benar.”
    (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 23)

    1. @isapan jempol,…
      ini ayat selanjutnya,…..

      Allah SWT berfirman:

      فَاِنْ لَّمْ تَفْعَلُوْا وَلَنْ تَفْعَلُوْا فَاتَّقُوْا النَّارَ الَّتِيْ وَقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ ۚ اُعِدَّتْ لِلْكٰفِرِيْنَ
      “Jika kamu tidak mampu membuatnya, dan (pasti) tidak akan mampu, maka takutlah kamu akan api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir.”
      (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 24)

  3. muslim biasanya kalau diskuasi, selalu berbohong, berdalih bahkan quran sendiri diingkari dengan mengatakan alkitab itu palsu tidak asli telah ada campur tangan manusia, dirubah, karena ayat dan pemahaman yg berbeda. Kalau mau jujur, quranlah yg palsu, tidak asli, telah ada campur tangan manusia. Ini buktinya quran itu ditulis oleh zaid bin Tsabit atas arahan Usman Bin Affan.ra. selama 23 tahun, setelah kematian Muhammad ditulis dengan huruf arab gundul tanpa tanda baca, selama ratusan tahun ulama berjuang supaya quran mudah dibaca, lalu dikumpulah para sarjana dan Ulama, pada tahun 1923 ditemukanlah cara dengan cara menambah tanda baca pada huruf arab gundul tsb. oleh para sarjana Universitas Anshar Mesir. Pada tahun 1924 baru dinyatakan sempurna. ini bukti bahwa quran ada campur tangan manusia, jadi quran yg dinyatakan sempurna ditulis oleh awlloh itu hanya ISAPAN JEMPOL BELAKA. zaman Muhammad tidak ada kitab quran. Tetapi Muslim berdalih quran ditulis langsung dari Awlloh. ini namanya BOHONG BESAR mana ada didunia ini ada kitab yang tulis TUHAN, tapi kalau sudah kepepet lalu gunakan ayat-ayat alkitab untuk pembenarannya.

  4. Penipu ulung,tdk tau malu gunakan segala macam cara tuk menghancurkan umat manusia milik Tuhan YHWE,itulah perjuangan iblis..sadarlah saudara muslim kembalilah kepada Tuhan Abraham Ishak Yakub nabi Musa,Daud Salomo bukan yg tinggal diarab tapi dari Bani Israel yg sdh diurapi Tuhan YHWE…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *