Blog

Norwegia: Pejabat Memerintahkan Gereja untuk Membuang Salib dari Fasilitas bagi Imigran Muslim Ilegal

 

Kamp untuk pengungsi milik orang Kristen yang ditawarkan sebagai tempat pelindungan bagi ribuan penyerbu Muslim, yang beraksi sebagai pengungsi, telah diperinthkan oleh pejabat otoritas untuk “MEMBUANG SEMUA SIMBOL-SIMBOL KEKRISTENAN” karena hal tersebut dianggap dapat menyerang Muslim. Karena besarnya gelombang Muslim yang masuk ke Norwegia, maka UDI (otoritas imigrasi) merasa perlu untuk mengajukan kesejahteraan para calon pengungsi di tempat-tempat di luar pusat penerimaan yang biasa.

Yesus akan menghancurkan Salib dan mengikuti Quran

Masyarakat Misionaris Norwegia (NMS), mengoperasikan beberapa kamp Kristen, yang mereka ajukan untuk disewakan kepada UDI. UDI menyetujui, tetapi dengan satu syarat. Semua simbol keKristenan harus dibuang sebelum para pencari suaka dapat masuk, dikatakan UDI, demikian dilaporkan koran Dagen.

“Kami menginginkan akomodasi yang ditawarkan untuk kegiatan rohani bersifat netral, dikatakan Vibeke Schjem, juru bicara UDI, kepada Dagbladet.”

Ia menjelaskan bahwa ini berarti setiap obyek tidak boleh menunjukkan keterlibatannya dengan suatu agama atau kepercayaan tertentu, karena perumahan itu akan digunakan oleh orang-orang yang mencari suaka di Norwegia, terlepas dari asal, pandangan politik, agama ataupun kepercayaan.

Sumber: BNI

One thought on “Norwegia: Pejabat Memerintahkan Gereja untuk Membuang Salib dari Fasilitas bagi Imigran Muslim Ilegal

  1. The Cross and Jesus have power in the earth and the heaven. Without both of them, things would be died and as soon as Norwegian also would be died. Take Jesus and The Cross back…!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *