Blog

Ledakan di Istanbul, sedikitnya 10 orang tewas

Ledakan terjadi pada pukul 10.00 pagi waktu setempat di wilayah kota tua Sultanahmet, yang dekat dengan Masjid Biru yang terkenal sebagai salah satu tujuan wisata dunia.

Jumlah korban jiwa diperkirakan masih akan meningkat, sementara 15 orang menderita cedera akibat ledakan yang diduga merupakan bom bunuh diri.

Bagaimanapun belum ada keterangan resmi tentang penyebab ledakan dan kawasan di sekitar tempat kejadian sudah ditutup.

Wartawan BBC di Istanbul, Mark Lowen, mengatakan dalam beberapa bulan belakangan ini terjadi serangan sporadis oleh kelompok politik kiri radikal di Istanbul.

Turki juga menjadi sasaran dari beberapa serangan bom yang dituduh dilakukan oleh kelompok militan Negara Islam atau ISIS.

Dua serangan bom bunuh diri di ibu kota Ankara, Oktober, tahun lalu menewaskan lebih dari 100 orang sementara dalam sebuah serangan di dekat perbatasan dengan Suriah, Juli 2015, juga jatuh 100 korban jiwa.

Presiden Erdogan mengatakan, “Saya mengutuk insiden pengeboman di Istanbul, ini merupakan sebuah serangan bom bunuh diri yang dilakukan oleh seorang yang berasal dari Suriah.”

Sumber: BBC

2 thoughts on “Ledakan di Istanbul, sedikitnya 10 orang tewas

  1. jelas kami semua sedunia setuju dan sepakat dengan pendapat saudara Hans diatas. Dan itu betul sekali, apapun bentuknya, darimanapun itu berasal, dimanapun itu terjadi, kalau sudah bicara soal islam, semuanya sama saja. Andaikata Nasionalis dan dukungan TNI Polri tidak kuat untuk negara ini, kita mungkin sudah seperti Pakistan Afganistan. Mau bukti kemunafikan islam di negara kita ?? Tuh dilihat situasi di Aceh, pengeksport kekerasan dan kejahatan narkoba, tapi dengan bangga membual tentang negara islam dengan syariah terhormat, malahan bangga dengan istilah serambi mekah. Masih lebih enak serabi merekah lho….. Semua islam dimanapun hidup ber taqiya dan berfantasi soal andaikata dunia ini semuanya islam. Selama itu tidak memungkinkan, maka mereka terpaksa memaksa diri tampil sopan dan beradab, karena takut pada hukum yg menekan kebrutalan mereka. Jadi hidup mereka adalah suatu taqiya, namun di dunia lain dimana itu memungkinkan, mereka akan biadab nggak ketulungan karena mereka bebas dan terdukung. Islam Indonesia tertahan dari kebengisan frontal karena kuatnya nasionalisme, bukan karena islam bertoleransi. Bahwa ada orang-2 islam yang toleran, o ya jelas sekali itu, banyak org yg seperti itu di Indonesia, tapi yg jelas agama islam jauh dari toleran, bahkan tidak mungkin ada toleransi dan demokrasi. Karena islam adalah suatu tekanan dan paksaan untuk ikut dan taat, walaupun ikut dan taat itu kepada kejahatan atas dasar kebohongan dan penyesatan. Islam adalah beban dunia sejak lahirnya, semua kelompok masyarakat sejak abad ke 6, ke 7 dst nya sudah banyak meninggalkan catatan sejarah tentang hal ini, tentang munculnya nabi palsu, tentang munculnya gerombolan org-2 biadab yg bicara omong kosong tentang ajaran agama baru yg diketahui sebagai agama palsu yg kita kenal sekarang sebagai agama islam. kebiadaban agama ini mulai dari saat itu hingga sekarang tidak pernah berubah. Saat ini agama ini mulai jatuh karena peran dunia internet, modernisasi, pendidikan yg makin meluas, dan media yg tak terbendung. Tidak heran internet di fatwakan menjadi musuh pihak islam oleh para ulama, mengapa ?? Karena semua kebohongan islam dengan segala kepalsuannya disertai dengan segala bukti kejahatannya di seluruh dunia, dalam waktu singkat tersebar ke seluruh dunia, diakses semua pihak, islam maupun non islam, dan malu luar biasa karena tidak mampu menyembunyikan aib yg sekarang terbongkar, bahwa agama islam bukanlah agama, allah islam bukanlah allah yg benar, nabi islam ternyata jahat dan penuh kepalsuan. Selamat menikmati kejatuhan. Islam makin habis karena terbunuh dan dibunuh melalui berbagai kejadian kejahatan oleh mereka sendiri. Lucunya sedikit-2 pasti yg disalahin adalah Yahudi, Amerika, dan Kristen. Dan ini tipikal islam yg diturunkan oleh nabi palsunya sejak saat ybs masih hidup, mengapa ?? Satu saja jawabannya, karena sejak jaman nabi palsu ini muncul mengangkat dirinya jadi nabi, sampai matinya, ybs berusaha mendapatkan pengakuan atas kenabiannya dari pihak Kristen maupun Yahudi, namun karena 2 aliran besar ini tahu benar bahwa ybs tidak layak untuk diakui sebagai nabi, apalagi kriteria nabi pada 2 aliran ini bukan akal-2 an seperti yg dilakukan nabi palsu ini, maka 2 aliran ini menolak mengakui kenabian ybs, dan itu benar-2 dikatakan sejak jaman itu dalam ribuan catatan sejarah secara jelas. Nabi palsu ini jelas sangat marah soal ini, dan kemarahan inilah yg diwariskannya kepada pelanjut-2 nya dengan bungkus jihad ke seluruh dunia demi allah WTS sampai di jaman kita sekarang. Jadi nggak heran, tujuan kebencian tetap sama, Yahudi, Kristen, dan sekarang, Amerika dan Eropa. Pertanyaan sederhananya cuma satu, dunia Kristen, Amerika, yahudi, Eropah sudah sangat banyak berjasa bagi kehebatan dunia kita sampai seperti sekarang ini, jasa mereka terlalu sangat besar, lalu jasanya islam itu apa ??? Bukankah hanya perusakan dimana-mana ? Katanya allah nya islam yg WTS itu nggak suka dengan org yg merusak dunia, itu ada dalam ajaran resmi islam, tapi nyatanya ???????????? Ha…ha….ha…. dunia sudah lama berdoa agar islam musnah dari dunia ini, dan mungkin abad sekarang inilah kita mulai melihat hasilnya. Tidak cuma Allah (yg benar dan asli) berduka, bahkan alam pun berduka dengan adanya kelompok agama ini. Luar biasa tidak bernilainya islam bagi kemanusiaan di seluruh dunia, dimana ada islam disitu ada kekacauan, kemarahan, kejahatan, penindasan, dan segala yg jahat lainnya. Lalu agama ini nggak malu masih berkoar sebagai agama damai ???

  2. Presiden Erdogan mengatakan, “Saya mengutuk insiden pengeboman di Istanbul, ini merupakan sebuah serangan bom bunuh diri yang dilakukan oleh seorang yang berasal dari Suriah.”

    respon
    sebenarnya islam tetap islam biarpun dari mana saja .dan akar dari semua perlakuan teroris adalah ajaran quran yang wajib di amalkan …jadi siapapun dan dari daerah manapun setiap muslim yang akan mengamalkan quran tetap jadi teroris …sebab islam manapun kitab sucinya sama yaitu quran dan nabinya yang harus diteladani adalah Muhammad SAW…
    bukankah semua sumber kekerasan adalah hasil pengamalan quran dan meneladani nabi MUhammad SAW..?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *