Blog

ISIS Mengumumkan Ekspansi ke Asia Tenggara dengan Serangan dan Ancaman

Sebagaimana Negara Islam membuka cabang keluar dari basisnya di Suriah dan Irak,  ketakutan sedang meningkat di sini karena Asia Tenggara muncul sebagai target baru dan kesempatan bagi grup jihad garis keras tersebut.

Dalam beberapa kasus, Negara Islam, yang juga dikenal sebagai ISIS dan ISIL, sedang menggantikan kelompok-kelompok radikal Islamis – seringkali yang berhubungan dengan saingan mereka yaitu al Qaeda – dan dalam kasus-kasus lainnya berhubungan dengan kelompok jihad lokal yang telah lama memerangi pemerintah di wilayah itu.

Sebuah kampanye pemboman tanpa belas kasihan yang dipimpin oleh AS di daerah pertahanan IS di Timur Tengah telah memaksa kelompok tersebut untuk masuk ke dalam sebuah pengunduran diri taktis disana, tetapi juga telah memiliki efek menyetir banyak pemberontak garis keras untuk kembali pulang rumah ke negara asal mereka, dimana otoritas takut akan peperangan dengan kekerasan mereka yang terkenal – dan pelajaran yang telah mereka dapatkan di Suriah – akan disebarkan.

Bulan Januari lalu, pemimpin Negara Islam mengklaim bertanggung jawab terhadap sebuah serangan di Jakarta yang menyebabakan tujuh orang meninggal dan mengeluarkan sebuah ancaman terbuka kepada Malaysia bahwa mereka akan menyerang jika pemerintah terus melanjutkan tindakan keras mereka kepada ekstrimis Muslim.

Katibah Nusantara, sebuah unit di Asia Tenggara yang berperang bagi Negara Islam di Suriah, dengan akar yang dapat ditelusuri kembali kepada masa pendudukan Soviet di Afghanistan, mengeluarkan peringatan minggu lalu kepada pemerintah di Kuala Lumpur.

“Jika anda menangkap kami, kami hanya akan bertambah dalam angka. Tetapi jika anda mendiamkan kami, kami akan semakin dekat kepada gol kami untuk mengembalikan pemerintahan kalifah,” demikian peringatan kepada pejabat Malaysia di dalam sebuah video. “Kami tidak akan tunduk kepada pemerintahan sistem demokratis karena kami hanya akan mengikuti aturan Allah.”

Selengkapnya: WT

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *