Blog

4 Wanita Dituduh Berzina, Dilempari Batu Sampai Mati

Kelompok militan ekstrem ISIS, kembali melakukan eksekusi di luar akal sehat mayoritas masyarakat.

Empat wanita yang dituduh berzina, dilempari batu sampai mati di depan kerumunan warga di pusat Kota Mosul, Irak, Kamis (11/2) waktu setempat.

“Keempat korban ditangkap pada Rabu oleh ISIS,” kata juru bicara media center Nineveh, Raafat Zarari, seperti dikutip dari Ara News, Jumat (12/2).

ISIS mengklaim menangkap empat wanita ini saat melakukan perzinahan. Pengadilan (versi ISIS) kemudian mengeluarkan keputusan untuk mengeksekusi empat wanita, tanpa menyebutkan rincian apapun tentang orang-orang yang diduga melakukan perzinaan dengan empat wanita tersebut.

“Keempat wanita dilempari batu sampai mati pada hari Kamis di depan kerumunan besar orang di pusat Mosul,” kata Zarari.

Ironisnya, seorang aktivis di Mosul, Abdullah al-Malla mengatakan empat wanita ini kemungkinan besar mengalami pelecehan seksual di tangan militan ISIS, sebelum diusir dari rumah mereka, dan dibawa ke pengadilan.

“Mahkamah (pengadilan) menghindari menyebutkan orang-orang yang telah terlibat dalam dugaan perzinaan,” katanya.

 

Sumber: JPNN

5 thoughts on “4 Wanita Dituduh Berzina, Dilempari Batu Sampai Mati

  1. Umat Islam tetap saja menganggap hal ini benar, sebejat apapun perlakuan manusia didikan Ajaran Muhammad tetap saja kepala umat Islam sudah lebih dulu terbenam di pasir.
    Islam itu Indah adalah jargon basi.
    Sejarah kekejaman Muhammad masih lebih parah lagi dari hukuman di atas. Pembunuhan yg dilakukan Muhammad masih lebih banyak lagi dari pada itu.
    Apapun kebejatan Muhammad tetap saja nabi yg paling mulia di muka bumi.
    GBU

  2. allah swt dari awalnya adalah haus darah ..tetapi muslim mengklaim islam adalah agama damai yang penuh kasih… dimanakah letak damainya ,,..? dimanakah letak kasih yang didengung dengungkan…?

  3. Dan YESUS pergi ke bukit Zaitun. Dan ketika fajar menyingsing, Dia tiba kembali di bait suci, dan semua orang datang kepada-Nya. Dan setelah duduk, Dia mengajar mereka. Dan para ahli kitab dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang wanita yang telah tertangkap basah dalam perzinaan. Dan setelah menyuruhnya berdiri di tengah-tengah, mereka berkata kepada-Nya, “Guru, wanita ini telah tertangkap basah ketika sedang berbuat zina. Dan di dalam torat, Musa memberi perintah kepada kami agar wanita-wanita semacam ini dirajam; lalu, Engkau hendak mengatakan apa?” Adapun mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka dapat mempersalahkan-Nya. Namun sambil membungkuk ke bawah, YESUS menulis di tanah dengan jari-Nya, seolah-olah tidak memedulikan. Dan ketika mereka terus menanyai Dia, sambil berdiri tegak, Dia berkata kepada mereka, “Siapa di antara kamu yang tidak berdosa, biarlah dia yang pertama melemparkan batu kepada wanita itu.” Dan sambil membungkuk lagi ke bawah, Dia menulis di tanah. Dan setelah mendengarkan dan tertempelak oleh hati nuraninya, mereka keluar seorang demi seorang, mulai dari mereka yang tua-tua sampai mereka yang terakhir. Dan YESUS ditinggalkan sendirian, juga wanita itu yang sedang berdiri di tengah-tengah. Dan sambil berdiri tegak, dan setelah melihat tidak ada seorang pun selain wanita itu, Dia berkata kepadanya, “Hai wanita, di manakah mereka, orang-orang yang mendakwamu itu? Tidak adakah yang menghukum engkau?” Dan dia berkata, “Tidak seorang pun, Tuan.” Dan YESUS berkata kepadanya, “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berdosa lagi!”

    Yohanes 8:1-11

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *