4 thoughts on “Jawaban Kepada Zakir Naik

  1. @isapanjempol,….
    ketahuilah oleh mu bahwa Nabi besar Muhamad adalah manusia yang paling mulia,….sudah pasti tidak seperti dirimu,…baca ayat di bawah ini,…

    Allah SWT berfirman:

    اِنَّهٗ لَقَوْلُ رَسُوْلٍ كَرِيْمٍ ۚ
    “Sesungguhnya ia (Al-Qur’an itu) benar-benar wahyu (yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia,”
    (QS. Al-Haqqah 69: Ayat 40)

  2. Hadist shahih Muslim No.5215 di riwayat Abdullah bin Umar.ra. berkata :

    … Nabi berkata kepada Ibnu Shayyad : Apakah kamu bersaksi bahwa aku ini utusan Allah ? Ibnu Shayyad memandang beliau lalu berkata : Aku bersaksi bahwa engkau adalah utusan orang-orang yang buta huruf . lalu Ibnu shayyad balik bertanya kepada Rasullulah saw. Apakah engkau bersaksi bahwa aku utusan Allah??. Beliau menolaknya dan bersabda : Aku beriman kepada Allah dan para Rasul-Nya. Kemudian Rasulullah berkata kepadanya : Apa yang kamu lihat? Ibnu Shayyad berkata : Aku didatangi orang yang jujur dan pendusta…Pergilah kau orang yang hina! Kamu tidak akan melewati derajatmu. (Muhammad mendengarnya dengan perasaan malu).

    Lalu Umar bin Khatab berkata : wahai rasullulah inzinkan aku memenggal lehernya.

  3. wahyu 13:4 Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: “Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?”
    5 Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
    6 Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.
    7 Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.
    8 Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih. apakah zikil naik ada pengenpan wahyu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *