BlogKitab

Ada Apa dengan Muslim: Sehingga Takut Baca Alkitab & Injil? – Part 1

ADA APA DENGAN MUSLIM:
SEHINGGA TAKUT BACA ALKITAB & INJIL ?

By Ram Kampas (PART-1)

Pernahkah Anda memperhatikan betapa reaksi teman2 Muslim terhadap Alkitab, apabila Kitab itu disodorkan pertama kalinya kehadapan mereka? Begitu tahu bahwa itu adalah Injil atau Alkitab Kristiani, Muslim entah kenapa tiba-tiba berubah bahasa tubuhnya. Menjadi siaga, sepertinya ia melihat sesuatu yang haram dipegang atau malahan merasakan semacam was-was, curiga atau rasa ketakutan.

Ini bukan apa yang saya saksikan sendiri beberapa kali, melainkan juga mendengar dan membacanya dari puluhan berita, kesaksian, buku dan artikel2 Islamik dimana para ulama telah berseru kepada umat Muslim untuk menjauhi Alkitab dan Injil orang Kristen. Lihat saja bagaimana Profesor Doktor Hasbullah Bakry dalam bukunya yang pernah best seller, melarang kaum Muslim (yang umumnya dianggap awam) membacanya: “…bagi orang awam yang tidak mengetahui ilmu perbandingan agama, dilarang membacanya (Kitab Injil) sebab dikhawatirkan turut sesat” (p.27, Isa dalam Quran, Muhammad dalam Bible). Baca pula pelbagai kesaksian dari pemurtad Islam yang dulunya dilarang oleh Ustadz mereka untuk membaca Taurat dan Injil. Kisah terkini juga dapat dilihat pada “Himbauan Untuk Melarang Alkitab Di Bawah Hukum Penghujatan Pakistan”, yang umumnya menganggap Alkitab itu sesat dan juga dituduh porno!

Mereka mendalilkan Adam dan Hawa antara lain mengenakan cawat dari daun ara, Nuh yang dikisahkan telanjang, Yesus menghentikan pelaksanaan rajam batu terhadap perempuan yang kedapatan berzina …  Semua ini sangat sulit diterima oleh para wakil Muslim di Parlemen Pakistan yang diwakili oleh Partai Jamiat Ulema-e-Islam. Mereka memandang kisah-kisah seperti itu sebagai penghinaan terhadap tokoh-tokoh KitabSuci yang mereka klaim sebagai para nabi suci mereka. Dan itu juga dianggap sebagai penghinaan terhadap Islam di bawah hukum-hukum penghujatan Pakistan yang terkenal itu.

APA MASALAHNYA?
Tentu lucu dan membodohi umat bila ada pemimpin agama melarang 100 juta umatnya di Indonesia untuk membaca Alkitab/Injil “The Ever World Best Seller Book” tahun demi tahun sejak awal abad Masehi hingga kinipun! Dewasa ini Buku Ajaib dan bagian2 nya ini telah diterjemahkan dalam 3223 bahasa/dialek dunia, diantaranya terdapat 1442 bahasa untuk Perjanjian Baru termasuk Injil. Ratusan milliard manusia dunia (!) telah membaca buku ini – atau membacakannya bagi orang lain– disepanjang hidupnya. Dan ada jutaan sekolah telah mengajarkan buku tersebut kepada anak didiknya! Dan semuanya selalu menemukan keluhuran ajarannya yang superlatif yang mampu memperbaharui hidup umat manusia dari masa kemasa. Tak ada yang menuduh kitab moral tertinggi itu sebagai porno ataupun sesat, kecuali sejumlah Ulama Islam itulah yang datang belakangan untuk menakut-nakuti umatnya agar jangan sampai memegang atau membaca “kitab orang kafir”. Yaitu Alkitab/Injil, yang dikatakannya sebagai korup dan palsu, tak asli lagi, kitab bidat yang menyesatkan dan tak layak jadi kitab suci.

 

Sayangnya itu hanya suara para ulama yang berseberangan dengan suara Nabinya. Sebab Quran sendiri justru membenarkan dan menyerukan umat Muslim untuk mengimani pula Kitab2 Taurat dan Injil, bukan sekali melainkan berpuluh kali dalam ayat2 Allah yang kekal, (Surat 2:41, 89, 91, 101, 136; 3:3; 4:136; 5: 43, 44,46,47,48,68; 6:92;10:73, 94; 29:46; 32:23; 35:31; 46:30; 43:4; dll).
Bahkan diakui Quran bahwa pengikut2 Yesus mampu ditransformasikan hatinya kedalam hidup yang lebih unggul dan konsisten diatas orang kafir hingga hari kiamat (3:55) karena ahlak yang ditanamkan itu tidak sombong (melainkan rasa santun dan kasih sayang) (5:82). Dan oleh karenanya justru diberi rejeki upah yang tidak diberikan kepada Muslim umumnya: Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan apa2 yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka” (QS.5:66).

Jangan terkecoh penampilan pidato agama! Sebenarnyalah, Ulama yang melarang-larang umatnya membaca Alkitab adalah ulama rendahan yang belum cukup serapan ilmu agamanya, baik terhadap KItab-kitab Islam, apalagi terhadap keseluruhan Alkitab. Imam Syafii berkata: “Pendapat kita benar, tetapi ada kemungkinan salah. Pendapat mereka salah, tetapi masih ada kemungkinan benar”

Kita bertanya kepada Ulama2 ini: “ATAS OTORITAS SIAPA KALIAN MELARANG UMAT ISLAM MEMBACA ALKITAB/ INJIL?” Kenapa larangan kalian tidak disertai dengan ayat2 dimana Nabi dan Allah juga telah melarangnya dalam wahyu yang muhkhamat? Dimanapun, Nabi hanya mewanti-wanti tentang perilaku para Ahli Kitab yang menyelewengkan ayat-ayat Alkitab, bukan mempermasalahkan KITABNYA sendiri. Tepatnya, Muhammad diabad ke-7 hanya menegur para “Ahli-Kitab” yang ada di Medina Arab yang dituduh menyelewengkan bacaan atau goresan tertentu dari Alkitab asli! Alkitab tidak dituduh. Dan para penyeleweng yang dituduh ini pasti bukan merupakan pihak yang mampu menghancurkan Alkitab dan Injil asli diseluruh dunia dan menggantikannya dengan yang palsu.

Pemahaman para Ulama Islam kacau balau disini, karena tidak tahu sejarah (atau tidak mau tahu) bahwa sebelum Muhammad lahir diabad ke-7, Alkitab dan Injil yang baku sudah dikenal dan tersebar luas diseluruh Israel-Palestina, Levant (Syria, Lebanon) Asia Tengah, Italia, Yunani, Spanyol-Eropah dan Alexander Afrika utara, Armenia, Georgia, Albania (Azerbaiyan), Mesopotamia, bahkan sampai ke Kerajaan Persia dan India yang diperkenalkan oleh rasul Thomas … Bukankah Konsili Nicea (di Turki) yang terkenal itu sudah tercatat dalam sejarah dan dihadiri oleh sekitar 300-an para bishop dari seluruh Kerajaan Romawi pada tahun 325 M ?  Jadi bagaimana Kitab2 dan Injil2 yang mereka masing2 pegang itu bisa dipalsukan semuanya oleh sejumlah immigrant (diaspora “Ahli Kitab”) ketanah Arabia?

Benarlah! Alkitab & Injil tidak pernah bermasalah dimata Muhammad. Dan tidak mungkin segelintir Ahli Kitab di Arabia dizaman Muhammad dapat menggantikan SATU AYAT-PUN dari Alkitab Sorgawi untuk umat manusia sedunia!

NOTE: AlKitab Ibrani (Tanakh, Kitab Perjanjian Lama) dan Pentateukh (Kitab Musa) semuanya telah dibakukan sejak sebelum Masehi. Bahkan Kitab Septuaginta (Kitab Perjanjian Lama Yunani, yang diterjemahkan dari Alkitab Ibrani) sudah diterjemahkan sejak tahun 132 SM. Dan keseluruhan salinan Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang paling tua) telah tersimpan sejak abad ke-4, dan bisa disaksikan dalam  Codex Vaticanus dan Codex Sinaiticus, berturut-turut di Perpustakaan Vatican dan di British Musium. Itu adalah referensi-referensi yang shahih dan tidak diubah hingga sekarang.…

Jadi, umat yang pintar harus membaca dari sumbernya yang tidak dicuplik dan dipotong-potong dan di-tafsir2 oleh Ulama yang juga nota-bene tidak paham akan Alkitab, lalu sembarangan mencap-nya sebagai korup dan palsu. Dimana dan bagaimana detail korupnya dan palsunya Alkitab itu justru tak bisa diberikan buktinya oleh Ulama. Dan ini akan kita perlihatkan bersama sebentar lagi.  Iklan bisa berkata, “Orang Pintar minum Tolak Angin”. Tetapi pemuliaan Kitab yang satu ini –seperti yang telah dimuliakan ratusan milliard manusia—jelas bukanlah iklan. Itu fakta yang perlu pula diminum oleh orang2 Muslim yang tidak asal masa-bodo menumpulkan naluri kritisnya sehingga lebih memilih percaya iklan ketimbang fakta?

Mari, kita orang2 pintar yang tidak buta huruf mulai beranikan diri untuk mengatasi “ketakutan” kita terhadap momok Alkitab dan Injil. Muhammad saja tidak takut untuk membaca Alkitab, Taurat dan Injil, seandainya beliau tidak buta huruf. Namun beliau paling tidak sudah membuktikan bahwa Alkitab itu harus berani dibacakan oleh orang2 yang benar: “Katakanlah… bawalah Taurat itu, lalu bacalah dia jika kamu orang-orang yang benar.” (QS.3:93). Jadi, Andakah orang-orang yang benar yang berhikmat?

Apa makna sejatinya dari ayat ini? Ia bukan hanya sekedar memerintahkan Muslim dan siapa saja untuk berani membaca Taurat, tetapi juga sekaligus menunjukkan bahwa Alkitab yang asli itu ada (exist) dizaman Muhammad. Kitab tersebut itu BENAR, TIDAK KORUP, TIDAK PALSU ATAU TERHILANG seperti yang dituduhkan Ulama tanpa bukti! Bahkan lebih dari sekedar membenarkan Alkitab dan menyerukan umatNya untuk mengimaninya, Allah JUGA TELAH memerintahkan Nabi secara khusus untuk pergi berkonsultasi/menanyakan kepada Ahli Kitab tentang setiap wahyu yang Nabi ragu-ragukan atasnya.
Dan bilamana perintah penting itu dilalaikan, maka Allah akan menetapkan sangsiNya: “Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya” (dalam QS 10:94 dan QS.5:67).
Bila Allah dari mulutNya sendiri sampai memberi nama khusus kepada mereka “Ahli Kitab” (ahlu’l kitab), pastilah mereka bukan merupakan pembaca Kitab-kitab yang palsu. Bukan “Orang-orang dari Kitab yang palsu” sebagaimana yang sering diajarkan para ulama. Melainkan nama yang mencerminkan pemahaman mereka akan kitab-kitab wahyu Allah, walaupun ada sebagiannya munafik yang memplintir-kannya secara verbal. Ini secara implikatif turut pula menegaskan bahwa Kitab yang dimaksud adalah asli dan bukan abal-abal!

Itu sebabnya, Allah secara dahsyat juga mendorong Ahli Kitab untuk perlukan diri membaca dan memeriksa Alkitab itu sendiri,
Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan apa-apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.” (QS.5:68).
Tidakkah Muslim –yang diharapkan menjadi contoh teladan bagi yang kafir– harus didorong dengan cara yang LEBIH daripada itu?

 

APAKAH CUKUP QURAN SAJA YANG MENUNTUN UMAT ALLAH?
Para Ulama secara heroic akan menjawab bahwa Quran sendiri bukan saja cukup untuk menuntun umat mendapatkan keselamatan kekal, tetapi juga mengandung mukjizat yang sangat cukup untuk menjadi pengukur segala kebenaran. Dikatakan bahwa Quran adalah satu2nya Kitab yang bertahan mengatasi segala peneropongan mikroskopis dan teleskopis sekaligus. Bukankah Al-Quran itu Kitabim Maknun dan Kitabim Mubiin, Kitab Surga yang maha terjaga, sempurna tanpa ada sesuatu yang teralpakan? (QS.56:78, 27:75, 10:61).

Namun bilamana begitu hebatnya daya tahan Kitab Surga, kenapa kalian Ulama was-was dan takut menghadapkannya vis-à-vis dengan kitab palsu dunia yang kalian tuduhkan, yaitu Alkitab dan Injil? Dan bila Quran self-sufficient dalam dirinya, bagaimana Muslim bisa diyakinkan tentang siapa itu sesungguhnya Muhammad? Bagaimana wahyu diturunkan? Dimanakah otoritas Quran dalam relasi TRIO: Allah dan Jibril dan Muhammad? Bagaimana harusnya mereka beribadah dan hidup keagamaan?

 

By definition, kitab yang terserak acak, tersisip-sisip dengan ayat2 susulan (menurut penetetapan tauqifi Nabi yang ummi??), dan kacau dengan anti-kronologi dan nasikh-mansukh (batal membatal ayat) seperti natur Quran ini, tidaklah mungkin ia mampu mencukupi dalam menjelaskan dirinya secara lurus! Apakah kita mengada-ada Quran yang kacau-balau itu? Justru itulah yang diakui oleh para ulama Islam, termasuk para ulama penterjejemah Al-Quran Depag.
Sebagai contoh, lihat mukadimah Surat Yunus yang berkata sbb:
“Surat Yunus terdiri atas 109 ayat, termasuk surat-surat Makkiyah kecuali ayat 40, 94, 95, yang diturunkan pada masa Nabi Muhammad saw.berada di Madinah”.
Ini memperlihatkan sisip2an ayat terdahulu (Mekah) oleh ayat2 susulan belakangan hari (Madina) dengan mengorbankan kronologi wahyu asli.

 

Para Ulama— bahkan siapapun dia termasuk Muhammad sendiri—telah tenggelam dalam misteri yang tak berujung. Mereka membutuhkan penjelasan Hadist dan Sunnah Nabi sebagai kesatuan trilogi, bahkan sungguh juga membutuhkan Alkitab dan pengetahuan para Ahli Kitab dalam menghadapi keraguan terhadap wahyu yang diturunkan:
“Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. (QS.10:94).

 

Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu (Muhammad), kecuali orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui” (QS.16:43).

 

Ini semua tak lain tak bukan karena Quran terkait melekat kedalam kesatuan Alkitab yang semuanya dibenarkan sebagai wahyu Allah, seperti yang tercantum dalam beberapa contoh petikan ini saja,

“Dan sesungguhnya Al Quran itu dalam induk Al Kitab  di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya) dan amat banyak mengandung hikmah” (QS.43:4).

“Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa (QS.5:46)

“(Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran (QS 9:111).

Katakanlah : “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”. (QS.2:136)

Katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri.” (QS.29:46)
Itu adalah pengakuan dan kepercayaan tegas dari Muhammad dan sahabat2nya diawal-awal sejarah Islam sebelum mengenal Alkitab dan Injil dalam bahasa Arab. Akan tetapi belakangan, tatkala para pengikutnya yang punya akses untuk membaca Alkitab, mereka terkejut mendapati perbedaan wahyu yang ultra mendasar diantara Alkitab/Injil yang sudah baku itu terhadap “wahyu” dalam AlQuran! Kalau dulu memang perbedaan Mushaf2 primer Quran (dari Abu Bakar, Ibn Mas’ud, Ubay, Ali, Aisyah dll) bisa dipatahkan dengan dekrit Khalifah Utsman yang mengharuskan mushaf2 lain dimusnahkan semuanya, dan digantikan dg Mushaf Utsmani secara tunggal (Shahih Bukhari VI, p.479). Namun sekarang pihak Islam tak mungkin berdaya menghilangkan satupun ayat dari Alkitab, apalagi memusnahkan semuanya. Untuk “memusnahkan” seluruhnya, maka dipakailah cara “maling teriak maling” sebagaimana yang dipaparkan dalam buku Anne Cooper yang terkenal,
In the Family of Abraham, p.9 sbb:
“Alasan utama kenapa Muslim2 mengakui terjadinya korupsi pada ayat2 Alkitab, adalah karena karena mereka tidak punya pilihan lainnya lagi.[Tidak bisa suruh bakar dll]. Quran yang telah memuji dan membenarkan Kitab2 sebelumnya, nyatanya berkontradiksi dengan banyak detail2 dari Alkitab sehingga tak mungkin lagi dikatakan keduanya bersumber dari Tuhan Sejati yang sama…. Muslim diletakkan pada dilemma yang amat merikuhkan, dan salah satu jalan yang paling gampang untuk keluar dari belitan dilemma ini adalah melemparkan tuduhan bahwa Alkitab telah “terkorupsi secara literal”.

 

TUDUHAN BESAR yang dikumandangkan secara serius dan bertubi-tubi selalu bisa menghasilkan TRUST (kepercayaan) tertentu dari prospek2 Muslimnya yang tidak kritis, tidak pintar, melainkan yang apatis saja serta-merta menelan “Jamu Tolak Angin Kosong”. Kita tidak sulit menemukan para ulama yang tidak tahu Alkitab, namun antusias menyerukan, “Awas, jangan baca Bible palsu. Akan menyesatkan”. Malah pada tingkat institusi dan negara juga tak jarang melarang rakyatnya untuk membaca Alkitab, atau mengharuskan Alkitab untuk dibakar/dimusnahkan SEBELUM DIHAKIMI APA SALAHNYA! Padahal mereka menjaring angin mencarikan kasusnya dimana Muhammad dan para Sahabatnya pernah menyerukan larangan atau pemusnahan yang sama! Sekali lagi kita ulangi apa yang sebaliknya diserukan bareng oleh Allah maupun Muhammad:
“Katakanlah… bawalah Taurat itu, lalu bacalah dia jika kamu orang-orang yang benar.” (QS.3:93)! Andakah orang-orang yang benar?

 

Tudingan dan  tuduhan bahwa Alkitab itu korup dan palsu baru muncul diabad ke 11, atau 300-400 tahun setelah Muhammad! AKIBAT KETERBUKAAN AKSES MEMBACA ALKITAB yang menyadari bahwa AlQuran kini terancam oleh details Alkitab yang berseberangan dengan Quran.
Kini dengan alasan yang sama –yaitu akibat keterbukaan akses membaca kedua Kitab itu secara berjejeran—maka janganlah salah satunya dimusnahkan, melainkan seyogyanya diserukan balik: “Bawalah Alkitab itu, lalu bacalah dia sebagai orang orang yang benar”.

 

TANTANGAN: KITAB MANA YANG MULIA,
NON-KORUP, DAN BEROTORITAS WAHYU?

Kita tidak punya banyak waktu lagi meng-entertain tuduhan dari ulama2 picik disini. Sekalipun ada ratusan sanggahan yang bisa mempermalukan para penuduh ini, namun 4 kunci paling pokok yang dipaparkan berikut, akan cukup memberi bukti telak manakah Kitab yang korup dan mana yang non-korup.

 

  1. APA HUKUM TERBESAR DARI ALQURAN VS. ALKITAB BAGI KEMANUSIAAN?

Taurat dan Injil (yang dibenarkan Quran) jelas-jelas merangkumkan satu ajaran Tuhan yang universal yang sama, yang merupakan sumber moral dan etika yang paling tinggi dan luhur bagi kemanusiaan. Dan pondasi itulah yang dinyatakan baik oleh Musa dalam Taurat, juga dikonfirmasi oleh Yesus dalam Injil sebagai HUKUM YANG PALING UTAMA, yaitu khasanah ayat-emas termulia yang patent, kekal dan tidak berubah, tidak dikorup,

“Kasihilah Tuhan, Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan
segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah:
kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan Kitab para nabi“.

( Matius 22:37-40).

 

Nabi dan malaikat dan oknun manakah yang tidak menyetujui akan ayat emas ini? Siapakah orangnya yang akan berkeberatan terhadap kehadiran ayat luhur ini dalam keasliannya? Tidak mungkin ada pihak-pihak yang tidak setuju akan keaslian dan keutamaan dari ayat ini sehingga mau memalsukan Alkitab dengan jalan menghilangkan Hukum Utama ini. Surat Galatia 5: 23 turut memastikan kepatenan-nya: “Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu “(tentang Kasih).

Akan tetapi, adakah ayat superlatif ini tercantum dalam Quran? Adakah dia juga dijadikan ayat Quran yang terbesar? Untuk keterkejutan kita, ternyata ayat mulia tsb justru terkorup dari Quran! How come? Bagaimana mungkin sebuah hukum dan pondasi dan pillar terbesar dan termulia bagi relasi manusia terhadap Tuhan dan sesama manusia ini bisa TERKOSONG DARI QURAN TANPA KETERANGAN APAPUN? Dari setankah ayat tsb sehingga Quran wajib-kudu mengkoreksikannya dengan cara menghapuskannya sekarang? Siapa yang korup sebenarnya?

 

  1. SUMBER WAHYU MANA YANG LEBIH OTENTIK DAN BEROTORITAS: ALQURAN VS. ALKITAB?

Karena terbius dengan banyak slogan2 kosong, maka banyak Ulama dan Muslim tidak betul2 sadar bahwa Quran itu bukan wahyu yang bersumber langsung dari Allah SWT kepada Muhammad, melainkan sejatinya hanyalah bersumber dari satu RUH misterius, (yang belakangan setelah hijrah baru bisa dinamakan “Jibril”), yang MENGKLAIM dirinya menurunkan wahyu atas nama Allah SWT. Klaim-besar ini semuanya kosong bukti! Dan Muhammad sendiri tidak pernah mentest atau membuktikan SIAPA oknum ruh yang telah menteror dia digua Hira tahun 610:
Jin, syaitan, atau malaikat sejati dari Tuhan yang sejati? Padahal Muhammad pernah lama bingung & takut sejak ia merasa diteror ruh tsb di gua Hira (bukan salam damai yang seharusnya), dan sempat mengakui pada awalnya bahwa  itu adalah ruh jin/ setan (Al-Sirat al-Halabiyah, vol.1, p.377).

Muhammad berkata kepada Khadijah: “Saya takut sesuatu terjadi padaku”.

Dan dalam ketakutannya, Muhammad sampai mencoba bunuh diri berkali-kali (Bukhari 1 no.3, HSB.9.91.no.6982; Sirat p.106). Jadi ruh apa yang berwatak menteror, menakutkan, dan membingungkan sampai mau bunuh diri?

 

KOSONG BUKTI

Tak ada satupun pengikut Muhammad yang menyaksikan ruh misterius itu bertampang apa, berkata apa dan berbuat apa, kecuali didongengkan oleh Muhammad secara trivial setelah sosok simisterius itu melenggang lewat. Quran menyebutkan namanya –bukan memperkenalkan sosoknya– hanya sebanyak 3 kali (QS. 2:97,98; 66:4), semuanya hanya di Madina, meski ruh ini sudah mendampingi dan membisiki Muhammad selama belasan tahun di Mekah dan yang bahkan sudah menurunkan kepadanya 85 Surat Quran diantara 114 Surat! Namun nama Jibril itu tetap tersembunyi dan baru diketahui Muhammad kelak sesudah hijrah ke Madina. Diduga ini hasil dengar-dengaran Muhammad dari orang2 Ahli Kitab yang banyak tinggal di Madina. Yang jelas, pemunculan ruh tsb tidak pernah menjelaskan siapa persisnya jatidirinya. Muhammad dan umat  tidak pernah melihat kuasa mukjizat atau nubuat ilahi yang menyertai Jibril, walau Jibril (atas nama Allahnya) membual dirinya sebagai sangat kuat perkasa (QS.53:5; 81:19,20). Ruh manakah dia itu? Berkritislah disini!

  • SIAPA YANG KORUP? Bandingkan dengan Gabriel Alkitab yang memperkenalkan nama dan jati dirinya dengan layak, “Akulah Gabriel yang melayani Tuhan dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau…” (Lukas 1:19).
  • Juga membuktikan dirinya berkuasa bernubuat dan bermukjizat. Lihat Gabriel
    (1) menubuatkan Elisabet isteri Zakharia yang mandul dan Maria yang masih perawan akan hamil. Dan kedua-duanya benar terjadi sesuai nubuatnya.
    (2) Dia bermukjizat ilahi: Zakharia yang tidak percaya langsung dibisukannya “sampai kepada hari dimana semuanya terjadi…yang akan nyata kebenarannya pada waktunya”, yaitu sampai genap 9 bulan kehamilan Elisabet! (Tapi Quran dg wahyu korupnya menyulapnya jadi 3 hari bisu tanpa bukti, re QS.3:41, menentang fakta 9 bulan yang justru disaksikan oleh para saksi mata dan menjadi buah tutur disegenap pegunungan Yudea, re Lukas 1:64-66).
  • Kini menjadi pertanyaan besar, apakah Jibril Islamik yang misterius itu (yang tidak sekalipun berkata bahwa ia diutus oleh Allah Semesta Alam) SAMA IDENTIK dengan Malaikat Gabriel yang Tuhan utus dengan tanda kuasa yang menyertainya?
  • Ruh misterius tahu bahwa dirinya rawan terhadap pengujian manusia atasnya! sayangnya Muhammad dan Muslim tak pernah melakukannya SEKALIPUN! Kenapa? Karena ruh ini telah mensiasatinya dengan ayat=Allah yang menafikan penyelidikan atas jatidiri sang RUH: “Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh, katakanlah, ‘Ruh itu adalah urusan Tuhanku dan kamu tidak diberi ilmu melainkan sedikit (Qs. 17:85).
  • Sebaliknya, Alkitab mengharuskan
    agar setiap ROH itu wajib diuji, karena (ingat kasus Adam dll)
    roh-hitam selalu bisa menyamarkan dirinya menjadi roh-putih,

“…janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Elohim; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia”

  • “Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang” (1Yoh4:1; 2Kor 11:14).  Artinya, Iblis manapun dapat berbisik dan beraksi sebagai Malaikat, bilamana tidak usah memperlihatkan TANDA ILAHIAHNYA.

Jadi sumber Wahyu manakah yang jelas-jelas otentik dan otoritas? Yang disertai dengan TANDA ILAHI atau total-misteri? …..(BERSAMBUNG)

42 thoughts on “Ada Apa dengan Muslim: Sehingga Takut Baca Alkitab & Injil? – Part 1

  1. ga ada muslim yg takut baca alkitab. Justru alkitab dibutuhkan ketika kita mengkaji bagian alquran yg membahas tentang umat nasrani dan yahudi. Masalahnya sebagian ayat alkitab sudah tidak asli lagi ( menurut pengakuan sarjana kristen sendiri loh ) makanya muslim lebih selektif dalam membaca alkitab dan harus disertai dengan pengetahuan memadai tentang kondisi alkitab. …………
    ………………………………..
    Ada sebuah anekdot dari rabbi yahudi indonesia bernama TOVIA SINGER: jika alkitab memiliki banyak revisi bagaimana, lalu bagaimana kita bisa meyakini kalau isinya benar2 kata Tuhan.

  2. Bahwa didalam injil ada cahaya dan orang muslim harus mengimaninya tobat bang mumpung masih ada waktu tobat (Lanjutan)

  3. To: iwank
    Eh Lu bisa gak, pake nama Yesus pake Y besar
    Gk menghormati banget ,emang betul kan al quran itu nyontek Alkitab,sekaranf gua mau tanya pada orang Islam sesudah Yesus(Isa al masih)mati 600 tahun kemudian lahirlah Mohamad
    1secara kenyataan Alkitab lebih dulu dari Al Quran otomatis Mohamad bisa byontek karena bagaimana Al Quran Bisa mengetahui cerita Musa ,Abraham kalau tidak dari Alkitab trus habis itu diedit
    2juga oernah Mohamad datang ke ahli kitab2 bisa aja Mohamad nyontek Alkitab
    3Juga sudah dijelaskan bahwa didalam Qs berapa itu(ada di atas)Aal Quran

    1. Majoriti muslim beriman bahawa nabi isa alaihisalam tidak mati disalib.

      1. Sebab Jibril alaihissalam lah yang mengwahyukan cerita tersebut kepada Rasulullah sallallahualaihiwassalam. dalam alquran. Rasulullah dilahirkan yatim tanpa ayah. Menjadi yatim piatu ketika pada usia yang sangat muda. Rasulullah tidak pandai membaca kerana itu Rasulullah terkenal dengan panggilan
      Al-Amin(seorang yang jujur). Wahyu pertama diturunkan di Gua Hira kepada Rasullullah dengan perantaraan malaikat Jibril alaihissalam secara lisan. Rasulullah tidak pernah membukukan al-Quran sebaliknya al-quran selalu basah di lidah Rasulullah. Selepas kewafatannya, barulah para sahabat cuba membukukan al-Quran dalam satu kitab. Dalam Al-Quran juga bukan sahaja menyatakan tentang suhuf nabi Ibrahim alaihissalam dan suhuf nabi Musa alaihissalam, malah , al-quran juga memberitahu tentang perbualan Habil dan Qabil sebelum pembunuhan pertama berlaku di dunia. Jadi tidak hairanlah jika al-quran sendiri merakamkan cerita nabi Ibrahim alaihissalam dan nabi musa alaihissalam kerana Allah subhanahuwataala itu Maha Mengetahui. Dia mengetahui apa yang kamu ketahui dan Allah mengetahui apa yang kamu tidak kamu mengetahui.

      2. Rasulullah sallallahualaiwassalam pernah berjumpa dengan Buhaira, seorang ahli kitab ketika baginda bersama datuknya ketika kecil. Pada waktu itu Buhaira memerhati Rasulullah sentiasa dilindungi oleh awan yang berada di langit. Buhaira lalu berpegang kepada Taurat, lalu bertanya kepada datuknya, siapakah ia.

      ….Adakah ia orang yang dinyatakan dalam Taurat?…

      3.Bahagian mana? Ayat ke berapa?

    2. y3isoe$ for ahx3 weakness god in the world?.. anubis god is better. lu bilang harus pake Y besar untuk menghormati si ketek terbuka itu tapi di sana lu ketik sendiri Yesus mati 600 lalu, wait mati ga sopan y. kenapa kgk wafat /meninggal aja gitu kyknya lebih pas. eh tuhan bisa mati ya.. kirain immortall gitu dah :v jadi pas dia mati dia hidup kembali gitu dan mungkin kembali ke sarangnya (surga yg penuh kepalsuan) btw tugas tuhan lu gagal berarti.. mati pas berdakwah di bani israil tapi di tolak ckck, gua ga tau usianya pas waktu itu menurut sumber di angkat menjadi nabi/tuhan (versi lu) pas umur 29.. kira” 30an pas adegan ketek terbuka.. pertanyaannya yg bikin kitab injil siapa dah pas beliau wafat :v sahabatnya kh? kn banyak tuh temannya ga kepikiran gk lu klo ada 1 2 yg nakal.

    3. Baca dulu al quran seluruhnya tdk lgsg comot 1 ayat maka akan paham betul apa arti ayat ini… Injil yg meluruskan taurat
      Dan al quran meluruskan injil…

  4. Membaca semua tulisan di web ini, semuanya sama sj. Begitu pun tulisan2 lainnya yg semacam ini dr dulu smpai sekarang sama sj.

    Penulis2 macam ini merasa benar sendiri dg argumen2 dangkalnya, bukti sepihak yg tdk akurat & akal bulusnya utk menjelekkan Islam sbg agama tauhid yg benar dg tujuan agar mereka yg awan terpengaruh, ragu akan kepercayaan & imannya.

    Sudahlah ya akhi wa ukhti hindari berdebat yg tdk berguna ini.
    Bukti, dalil & nasihat kalo sdh diberikan biarkan mereka mencerna & memahaminya baik scara akal & terutama keimanan.
    Mudah2 an mereka diberi hidayah.
    Perkara diterima atau tdk itu urusan mereka & Allah SWT. Bukan urusan kita lg.
    (QS. Al Kafirun)

    Allah SWT menurunkan agama samawi itu hanya 1 (satu) yaitu Islam, agama tauhid yg inti ajarannya meng-ESA-kan Tuhan, yg diturunkan sejak manusia & nabi pertama yaitu Nabi Adam as sampai nabi & rasul penutup Muhammad saw. Sebagai petunjuk yg terang utk seluruh umat manusia dlm menjalani kehidupannya di dunia agar selamat utk menuju kehidupan di akhirat kelak.
    Tidak ada satupun umat, suku, bangsa di bumi ini, melainkan sdh diutus nabi & rasul (nabi ada ratusan ribu & rasul ratusan orang jumlahnya) agar mengajarkan agama tauhid tsb.

    Tidak ada itu agama ktisten, begitu jg agama yahudi
    Yg benar ajaran agama yg diturunkan kpd nabi Musa as, Daud as, ataupun nabi Isa as adalah agama Islam yg mengajarkan tauhid.
    Nasrani (kristen) & yahudi (israel) itu adalah nama golongan atau kaum yg mana diutus nabi2 tsb diatas spy mengamalkan ajaran yg dibawanya dg benar. Dan mereka yg mengamalkannya dg benar disebut ahli kitab.

    Wassalam

    1. sama di website sebelah, argumen lu itu hanya sepihak saja.. pfft tidak ada yg terlalu benar di antara ketiganya.. “religion for what?”

  5. Allah SWT berfirman:

    وَمَنْ يَّبْتَغِ غَيْرَ الْاِسْلَامِ دِيْنًا فَلَنْ يُّقْبَلَ مِنْهُ ۚ وَهُوَ فِى الْاٰخِرَةِ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ
    wa may yabtaghi ghoirol-islaami diinan fa lay yuqbala min-h, wa huwa fil-aakhiroti minal-khoosiriin

    “Dan barang siapa mencari agama selain Islam, dia tidak akan diterima, dan di akhirat dia termasuk orang yang rugi.”
    (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 85)

  6. Membaca semua tulisan di web ini, semuanya sama sj. Begitu pun tulisan2 lainnya yg semacam ini dr dulu smpai sekarang sama sj.

    Penulis2 macam ini merasa benar sendiri dg argumen2 dangkalnya, bukti sepihak yg tdk akurat & akal bulusnya utk menjelekkan Islam sbg agama tauhid yg benar dg tujuan agar mereka yg awan terpengaruh, ragu akan kepercayaan & imannya.

    Sudahlah ya akhi wa ukhti hindari berdebat yg tdk berguna ini.
    Bukti, dalil & nasihat kalo sdh diberikan biarkan mereka mencerna & memahaminya baik scara akal & terutama keimanan.
    Mudah2 an mereka diberi hidayah.
    Perkara diterima atau tdk itu urusan mereka & Allah SWT. Bukan urusan kita lg.
    (QS. Al Kafirun)

    Allah SWT menurunkan agama samawi itu hanya 1 (satu) yaitu Islam, agama tauhid yg inti ajarannya meng-ESA-kan Tuhan, yg diturunkan sejak manusia & nabi pertama yaitu Nabi Adam as sampai nabi & rasul penutup Muhammad saw. Sebagai petunjuk yg terang utk seluruh umat manusia dlm menjalani kehidupannya di dunia agar selamat utk menuju kehidupan di akhirat kelak.
    Tidak ada satupun umat, suku, bangsa di bumi ini, melainkan sdh diutus nabi & rasul (nabi ada ratusan ribu & rasul ratusan orang jumlahnya) agar mengajarkan agama tauhid tsb.

    Wassalam

  7. Allah berfirman dalam surat al Kafirun,
    لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
    Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku. (QS Al Kafirun: 6)

  8. Allah berfirman dalam surat al Kafirun,
    لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
    Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku. (QS Al Kafirun: 6)

  9. Tidak ada yang takut baca injil. Malah dengan membaca kita tahu letak kesalahan injil. Terus untuk org bodoh yg bilang kabah itu istana dewa hubal. Sekedar info. Kabah udh ada sejak jaman ibrahim. Kabah adalah rumah ibadah pertama yg dibangun nabi ibrahim. Dulu karena jarak waktu nabi ibrahim dan muhammad jauh sekali jadilah kabah menjadi tempat sembahan berhala. Dan kiblat pertama islam adalah masjidil aqsa palestine. Lalu allah mewayukan untuk membersihkan kabah dr thagut. Dan sholat menghadap ke kiblat. Untuk melihat mana yg benar2 mengikuti ajaran muhammad mana yg munafik.karena org munafik pasti akan menolak menghadap kiblat sebagaimana waktu nabi muhammad suruh zakat. Lihat aja yg ngaku ikut yesus yesus suruh sembah Allah dia malah sembah yesus. Nah itu tandanya munafik. Orang kristen tau apa tentang ajaran islam mau belajar islam sini saya ajarin. Jangan seenak ju ngomong tanpa ilmu. Trus ayat yg di atas adalah untuk masyarakat yg jaman dulu mayoritas kristen ortodog. Makanya di siruh baca kitab nya lagi. Biar tau kalau muhammad adalah benar2 utusan Allah.

  10. Mereka akan “Mempertahankan” apa yang mereka Yakini. Yang Muslim dengan Konsep Keislamannya, yg Kristen dgn Kekristenannya…

    Di Yerusallem, jika tidak ada kepentingan “Politik” , maka 3 umat terbesar akan Rukun dan Berdampingan.

    Dan Indonesia?? Yaa Beginilah saling Menghujat, Ribut buang energi,

    Notes : Bagimu Agamamu Bagiku Agamaku..
    Pembuktian Siapa yg benar adalah nanti di akhirat..

  11. Dewa hubal ??? Apa itu?
    Bahasa komentar disini bknlah bahasa islam bahkan terbilang aneh . Kalian memperdebatkan ka’bah ??. Muslim tidak menyembah ka’bah hanya sebagai arah kiblat . Pelajari lagi sejarah ka’bah sesungguhnya . Sungguh Qur’an adalah kebenaran tidak ada sedikit pun yang salah . Mungkin kalian bisa membandingi seluruh kitab di dunia sesungguhnya isi kitab tersebut menjurus ke Al-Qur’an .

  12. @Dewa Hubal,
    Hancurkanlah istana Dewa Hubal yaitu : Kabbah kalau kamu katakan tidak ada hubungan, kalau kamu masih nyembah-nyembah ke Kabbah bukan tidak ada hubungan, tetapi pura-pura “tidak tahu” hubungan.
    Kasihan banget, kamu peluk agama yg anti dengan sejarahnya.
    Muda-mudahan kamu masih ingat kamu anak dan cucu siapa dan masih ingat pulang.
    GBU

    1. @setia budi,….anda lupa sekarang kabbah sudah menjadi kepunya’an Allah,…dan kabbah hanya merupakan arah kiblat saja,….dan itulah yang anda belum paham,…walaupun sudah di beritahu,….kami tidak menyembahnya karena itu perbuatan syrik,….tolong di ingat dan jangan lupa lagi,….

    2. Lu bego. Umat islam bukan nyembah kabah. Tp suruh hadap kabah. Nah saya di indonesia mau nyembah kabah gimana caranya kabah kan di arab. Itu untuk melihat mana yg benar2 ikut ajaran nabi mana yang enggak. Kiblat jaman ibrahim adalah kabah. Lalu jaman nabi muhammad menghadap masjid aqsa palestine. Lalu allah wahyukan untuk kembali ke kabah biar tau mana yg munafik mana yg enggak. Karena org kristen bosoh jaman dulu pasti akan langsung nolak karena mereka beranggapan kabah di arab. Dan arab di anggap rendah oleh orang2 kristen. Mereka menolak nabi keturunan arab. Apalagi mau ibadah menghadap ke arab. Gito loh cwrita nya. Gak usah berat2 masalah kabah. Masalah babi aja. Kristen bodoh kan gak mau ikut ajaran nabi muhammad bahwa babi haram. Yesus aja suruh sembah allah mereka malah sembah yesus. Trus kutipan di atas itu ditujukan untum ahli kitab yg nolak ajaran nabi muhammad. Makanya di suruh baca lagi kitab nya. Jangan sok benar tapi nyatanya bodoh gitu lo bahlul. Bodoh jangan di pelihara

  13. @setia budi,….Dewa hubal tidak diperlukan dan tidak ada hubungannya dengan ke imanan,…kami hanya beriman kepada Allah tuhan semesta alam dan Nabi Besar Muhamad adalah Rasul Allah Sang Pencipta,….Kitab suci Al-qur’an adalah murni firman Allah tuhan semesta alam,…sedangkan sejarah sesat mengikuti kemauan nafsu penulisnya yang sudah di kendalikan oleh setan agar manusia masuk keneraka menjadi teman setan. Dan ingatlah sejarah pada zaman nabi terdahulu bahwa manusia yang dalam kendali setan selalu berusaha untuk membunuh para nabi dan rasul agar agamanya dapat di sesatkan,….

  14. @ Dewa Hubal
    Kamu menganggap saya memfitnah, tapi fakta sejarah tidak terbantahkan bahwa:
    Semua orang Arab dulu tahu Kabbah adalah istananya Dewa Hubal sbg illah yg terbesar.
    @Sutisna,
    Kalau Muhammad mau “mengganti” Alloh harusnya Sholat, ritual Haji dan cium Batu Hitam juga harus ditiadakan tetapi kalau merubah pandangan Politheisme kepada Monotheisme dengan Sholat, ritual Haji dan cium Batu Hitam yg sama juga itu lebih cocok disebut modifikasi dan bukan mengganti.
    Muhammad menyembeli kambing untuk Dewa Uzza bukan dari ajaran kepercayaan yg mana-mana, itu fakta catatan sejarahnya jangan ditambah-tambahi.
    Adul Mutholib penyembah Dewa Hubal dia seorang penjaga Kabbah.
    Menurut Pagan Arab anak Dewa Hubal adalah wasilah atau perantara kepada Dewa Hubal, ada 3, yaitu Al-Latta, Al-Uzza dan Al-Manat (Baca Al-Quran Surat Al-Zin).
    Muhammad menyembeli kambing kepada Dewa Uzza sebagai wasilah (perantara) kepada Dewa Hubal. Setelah dia menyembah Al-illah yg terbesar dia hancurkan sembahan Al-Uzza, kamu mau taqiyah apa lagi??
    GBU

    1. @Setia Budi.
      Kasihan bgt km, buruk rupa cermin hendak dibelah. Baru baca 1 buku seakan sdh menguasai semua buku. Dan anehnya buku tsb sdh kamu kultuskan melebihi Injil.

      Ada tipe orang yg diberitahu dan tdk diberitahu sama saja, yaitu kamu.

  15. @Sutisna,
    Jangan paksakan kalau Allohmu sama dengan Tuhan kami, coba kamu sholat pasti kiblat ke istana Dewa Hubal dan sembahmu akan sampai kepada Dewa Hubal juga. Penyembahan istana Dewa Hubal adalah najis dan kejijikan bagi Tuhan kami.

    Tuhan orang lain bukan sembahan kamu dan bukan pula tanggung jawab kamu, kalau kamu anggap sama berdoalah berdasarkan ritual semua agama di dunia ganti-gantian terserah kamu, wah bisa nungging kemana-mana kamu??
    Jangan paksakan Dewa Hubalmu sebagai Tuhan orang lain, itu artinya kamu sedikit rada gila.
    Mau orang nyembah apa, ya terserah, tidak peduli, asal jangan mengganggu orang lain. Toh ada undang-undang negara yg mengatur.
    Kalau kau paksaka Dewa Hubalmu sebagai Tuhan, kekacauan dunialah yg akan terjadi.
    Atau mungkin kamu tidak seharusnya lahir dalam negara yg berbhineka tunggal ika, pindah ke negara lain saja bung.
    GBU

    1. @setia budi,…..Di dalam islam tidak ada paksa’an itu hanya perkata’an anda dan islam bukan agama pelaku syrik,….Allah adalah Tuhan pencipta alam semesta,…nabi Besar Muhamad adalah Rusul Allah tuhan pencipta alam,….Kitab suci Al-qur’an adalah murni firman Allah sang pencipta,…..yang anda katakan itu adalah fitnah tentang Dewa hubal,…..

    2. @Setia Budi.
      Kasihan bgt km, buruk rupa cermin hendak dibelah. Siapa yg ngotot duluan siapa yg dituduh. Siapa yg tdk toleran, siapa yg mau diusir. Keimanan dan pengetahuan km tdk setebal tulisan km yg panjang bererot itu.

      Ada tipe orang yg diberitahu dan tdk diberitahu sama saja, yaitu kamu.

  16. @Sutisna,
    Tuhan dari seluruh umat manusia satu, oke saya setuju.
    Apakah menyembah Dewa Hubal yg beristana di Kabbah akan sampai kepada Tuhan Sang Pencipta?? Semua orang Arab dulu tahu kalau Kabbah adalah istananya Dewa Hubal yang disebut Allah yg berarti illah yg terbesar dari ratusan illah di Kabbah. Cara menyembah Dewa Hubal yaitu : sholat dan ritual Haji tidak ada yg dirubah Muhammad hanya merubah illah yg ratusan menjadi 1 saja dan Batu Hitam sebagai wakil atau tangan kanan illah yg terbesar. Kiblat pemujaan tetap istana Dewa Hubal.
    Kalau kamu tak perlu dalil, umat Islam butuh Al-Quran dan Hadits sbg dalil agar Al-illah yang di Kabah bisa sama dengan Tuhan. Umat Kristen butuh Alkitab agar dapat mengenal Tuhan.
    Walaupun Tuhan Sang Pencipta satu berbeda Tuhan dari beda agama adalah hal biasa. Kitab masing-masinglah yang menjelaskan siapa sebenarnya yang disembah umat yg beragama. Apakah Tuhan Sang Pencipta atau Dewa Hubal yg menyaru sebagai Tuhan Sang Pencipta.
    Alloh Islam sudah pasti BEDA dengan Tuhan Kristen.
    GBU

    1. @Setia Budi
      Utk dakwah antar agama tdk perlu membawa dalil2 yg kita yakini, krn yg berbeda keyakinan tdk bs menerima itu. Sbg muslim sy tdk perlu Al-Quran dan Hadis sy sampaikan kpd mrka yg berbeda agama kecuali mereka menanyakan landasan dalil.

      Kalau kamu org yg beriman tak pelu takut atau emosi, krn smua kebenaran milik Allah.

      Ketika kamu bilang Alloh Islam pasti BEDA dg Tuhan Kristen, implisit kamu sdh menduakanNya.

      Wallahualam.

  17. TAKUT BACA INJIL? YA, Ruh misterius tahu bahwa dirinya rawan terhadap pengujian manusia atasnya! sayangnya Muhammad dan Muslim tak pernah melakukannya SEKALIPUN! Kenapa? Karena ruh ini telah mensiasatinya dengan ayat-Allah yang menafikan penyelidikan atas jatidiri sang RUH: “Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh, katakanlah, ‘Ruh itu adalah urusan Tuhanku dan kamu tidak diberi ilmu melainkan sedikit” (Qs. 17:85).
    Sebaliknya, Alkitab/INJIL mengharuskan
    agar setiap ROH itu wajib diuji, karena (ingat kasus Adam dll)
    roh-hitam selalu bisa menyamarkan dirinya menjadi roh-putih,

    1. Dlm ayat QS 17:85, arti “sedikit” bukan tdk tahu sama skli.

      Yesus (Nabi Isa) hampir seluruh hidupnya selalu berpuasa demikian jg Nabi Muhammad. Krn dg berpuasa kita menguji & melatih roh kita agar tetap menjadi roh-putih spt yg anda maksud. Apakah anda pernah berpuasa spt Yesus? Umat muslim setiap tahunnya berpuasa.

      Injil dtg utk melengkapi kitab2 sebelumnya (Torah & Mazmur). Demikian Al-Quran dtg utk menyempurnakan kitab2 sebelumnya.

      Kebenaran hanya milik Allah, kesalahan milik sy pribadi.

    1. Ganjil menurut kamu, tidak ada hubungan dan kaitannya dengan Alloh swt Muhammad dan kamu.
      Itu artinya kamu perlu banyak-banyak belajar toleransi kawan.
      GBU

    2. sdr Edi benar!
      Saya tidak takut baca buku horor, kok takut kitab Masehi? Ndaklah, itu hanya di-besar2kan aja.
      Yang benar, ya memang orang2 tua Muslim sering beri petuah kepada anak2 mereka supaya jangan dekat2 dengan sate babi misalnya, nanti bisa ketagihan. Dan memang saya sudah ketagihan kini baca Injil gantinya Quran. Lebih menjanjikan, lebih menyelamatkan. Itu saja, apa ada yang salah?!

      1. daging babi haram dalan islam karena tidaj bagus untuk kesehatan.alkitab atau injil yg da sekarang isi nya suda tidak asli atau sudah menggunakan campur tangan manusia.jangan kalian meragukan karunia allah semseta alam

  18. BOLEH TANYA, YA?:
    Dulu Muhammad selalu berkata: Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu.
    Apa muslim kini setuju akan kata2 Muhammad ini? Tolong jelaskan

    1. Saya bukan Muslim, menjawab pertanyaan sdri New Khadijah dari sumber Islam sendiri yaitu Al-Quran (Surat Al-Kafirun 1-6) dan sahadat umat Islam yang tidak percaya kepada Tuhan, maka sangat jelas sekali bahwa Tuhan yang dikenal Bangsa Israel dan umat Kristen adalah BERBEDA dgn Allah Islam.
      Kesamaan kata Allah di Alkitab, membuat orang Islam menganggap Tuhan Israel-Kristen dengan Allah Islam adalah sama.
      Padahal Allah yang tertulis di Alkitab mengacu kepada Ellohim atau Adonai dari bahasa Ibrani, dan bukan Allah yang disembah Muhammad. Untuk mengenal lebih jauh siapa sebenarnya Allah yang disembah Muhammad maka kita harus memutar kembali sejarah masa Muhammad dulu.
      Muhammad mengenal kata Allah dari sahabatnya Zaid. Baca: Sirat Rasul.
      Pada awalnya Muhammad adalah penyembah Dewa Uzza sebagai perantara (wasila) kepada Dewa Hubal. Bangsa Arab jauh sebelum masuknya Islam sudah mengenal Dewa Hubal (Dewa Bulan) sebagai Allah yaitu : dewa yang terbesar (Al-illah) yang mempunyai 3 orang anak sebagai perantara (wasilah) yaitu : Dewa Latta (Al-Latta), Dewa Uzza (Al-Uzza) dan Dewa Manat (Al-Manat).
      Abdul Mutolib kakek Muhammad adalah penjaga Kabah, di Kabah dia pernah mempersembahkan manusia (ayah Muhammad) dan unta kepada Dewa Hubal untuk melaksanakan nazar yang pernah dia ucapkan. Dia berdiri di depan Dewa Hubal dan berdoa kepada Allah.
      Muhammad juga pernah menyembelih kambing yang dipersembahkannya kepada Dewa Uzza dan memberikan kambing sembelihannya itu kepada Zaid sahabatnya, tetapi Zaid berkata: “aku tidak mau memakan daging sembelihan yang disembelih dengan menyebut ansaf-ansaf yang lain selain menyebut Allah. Dari perkataan Zaid nampaknya Muhammad sadar bahwa hanya Allah yang terbesar yang wajib untuk di sembah. Dari perkataan Zaidlah Muhammad mengenal kata Allah. Zaid jugalah yang sering menemani Muhammad untuk bertapa di Goa Hira. (Sekedar info : Umat Yahudi dan Kristen tidak akan pernah mau bertapa di goa).
      Dalam menjalankan agama barunya Muhammad mencontoh bulat-bulat ritual penyembahan yang dilakukan oleh pemuja Kabah Arab, mulai dari solat, ritual Haji dan mencium Batu Hitam.
      Itu sebabnya Umar bin Khatab sangat terkejut ketika dia mau mencium Batu Hitam. (Hadits Sahi : Bukhari).
      Beda Muhammad dengan pemuja Kabah Arab terletak pada konsep Allah yang terbesar sang Dewa Hubal. Allah Arab punya anak 3, tetapi Allah yang dipikiran Muhammad hanya satu dan tidak beranak. Tetapi cara menyembah kepada Dewa Hubal sama dan ditempat yang sama juga.
      Bacalah Sirat Rasul dan Hadits maka umat Islam bisa lebih mengenal siapa Allahnya yang sebenarnya dan tidak asal mencaplok Tuhan bangsa Israel dan umat Kristen.
      GBU

      1. @Setia Budi.
        Muhammad dtg utk mengganti sesembahan Dewa Lata, Uza, Manat kepada Allah, Tuhan Yg Esa.
        Abd Muthalib menyembelih Abdullah (Ayah Muhammad) adalah tdk benar.

        Muhammad menyembelih kambing mengikuti teladannya Abraham sbg sikap berkorban utk Allah. Umat nabi Isaaq (Kaum Israil) pun dlm injil diperintahkan untuk menyembelih hewan. Bacalah sejarah dr byk sumber agar tdk tersesat.

        Surat Al-Kafiruun ditujukan utk kaum yg menolak Tuhan Yg Satu, pdhal kaum tersebut sdh diberikan penjelasan dan dlm hati sanubarinya membenarkan bhw Tuhan itu satu tetapi dlm lisannya msh mengatakan itu adalah kebohongan. Kaum itulah disebut Kaum Kafir. Kristen dan Yahudi yg menyembah Tuhan Yg Satu bukan termasuk orang kafir. Memang byk orang Islam yg salah menafsirkan surat tersebut akibat salah tafsir atau dlm Islam disusupi siasat org2 Kafir sbgmana terjadi diumat Kristen jg.

        Kebenaran hnya milik Allah, kesalahan milik sy.

    2. Sy setuju, krn ketika sy katakan Tuhan anda berbeda sy sudah menduakanNya, sebaiknya anda jg demikian. Takperlu dalil utk beriman kpd Tuhan Yang Esa.

  19. Wah, banyak trima kasih bung Ram Kampas! Anda jempol!
    Saya baru sadar bhw Muhammad hanya menegur segelintir ahli kitab yang ada di Arab, bukan mencap kepalsuan dan pemalsuan mereka di seluruh dunia:

    “Dimanapun, Nabi hanya mewanti-wanti tentang perilaku para Ahli Kitab yang menyelewengkan ayat-ayat Alkitab, bukan mempermasalahkan KITABNYA sendiri. Tepatnya, Muhammad diabad ke-7 hanya menegur para “Ahli-Kitab” yang ada di Medina Arab yang dituduh menyelewengkan bacaan atau goresan tertentu dari Alkitab asli! Alkitab tidak dituduh. Dan para penyeleweng yang dituduh ini pasti bukan merupakan pihak yang mampu menghancurkan Alkitab dan Injil asli diseluruh dunia dan menggantikannya dengan yang palsu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *